Jumat, 29 Agustus 2008

Menyambut Ramadhan


Menyambut Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan.. Ramadhan sudah didepan mata, Agar puasa Ramadhan dapat dikerjakan dengan sempuma dan mendapatkan pahala dari Allah SWT, maka hendaknya melakukan hal-hal berikut:


1. Mempersiapkan jasmani dan rohani, mental spiritual seperti membersihkan lingkungan, badan, pikiran dan hati dengan memperbanyak permohonan ampun kepada Allah SWT dan minta maaf kepada sesama manusia.

2. Menyambut bulan suci Ramadhan dengan rasa senang dan gembira karena akan meraih kebajikan yang berlipat ganda.


3. Meluruskan niat yang tulus ikhlas, hanya ingin mendapat ridha Allah SWT. Karena setan tidak akan mampu mengganggu orang yang tulus ikhlas dalam ibadah. Sebagaimana firman Allah dalam surat al­-Hijr ayat 39-40:



قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ. إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ


Iblis berkata: Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di an tara mereka. (QS Al-Hijr: 39-40)


4. Berpuasa dengan penuh sabar untuk melatih fisik dan mental, karena kesabaran itu akan mendapat pahala yang sangat banyak. Allah SWT berfirman:



إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ


Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS Az-­Zumar: 10)


5. Segera berbuka jika waktunya sudah tiba dan, mengakhirkan makan sahur. Rasulullah SAW bersabda:



لَا تَزَالُ أُمَّتِيْ بِخَيْرٍ مَا أَخَرُّوْا السَّحُوْرَ وَعَجَّلُوْا اْلفِطْرَ


Umatku senantiasa berada dalam kebaikan jika mereka menyegerakan buka dan mengakhirkan sahur. (HR Ahmad).


6. Berdoa waktu berbuka.

Rasulullah SAW selalu berdoa ketika berbuka puasa, dengan membaca doa:



اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ


Ya Allah, Aku berpuasa hanya untuk­Mu dan dengan rizki-Mu aku berbuka. (HR. Abu Dawud)



ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتْ العُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ


Hilanglah rasa haus, tenggorakan menjadi basah, semoga pahala ditetapkan, Insya Allah. (HR Abu Dawud)


7. Berbuka dengan kurma, atau air. Rasulullah SAW bersabda:



كَانَ رَسُوْْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْتِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أنْ يُصَلِّيَ فَإنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتُ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاةٍ مِنْ مَاءٍ


Rasulullah SAW berbuka puasa dengan kurma basah sebelum shalat maghrib, jika tidak ada maka dengan kurma kering, dan jika tidak ada maka berbuka dengan beberapa teguk air. (HR Abu Dawud)


8. Bersedekah sebanyak-banyaknya. Karena sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadhan.


9. Memperbanyak membaca Al-Qur'an, menghayati dan mengamalkannya, sebagaimana Rasulullah SAW setiap bulan didatangi Malaikat Jibril untuk mengajarkan Al­Qur'an. Al-Qur'an yang dibaca pada bulan Ramadhan akan memberi syafaat kepada pembacanya kelak di hari kiamat.


10. Meninggalkan kata-kata kotor dan tidak bermanfaat, karena akan menghilangkan pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:



مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلّهِ حَاجَةٌ فَيْ أنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ


Siapa saja (selagi puasa) tidak meninggalkan kata-kata dusta dan melakukan berbuat tidak bermanfaat, maka tidak ada artinya disisi Allah, walau dia tidak makan atau minum. (HR Bukhari)


11. Tidak bermalas-malasan dalam semua aktivitas dengan alasan berpuasa, karena puasa bukan menghambat aktivitas dan produkvitas justru meningkatkan prestasi.


12. I'tikaf di masjid terutama pada 10 hari akhir bulan Ramadhan. Rasulullah SAW membiasakan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir tiap bulan Ramadhan. Dalam sebuah riwayat disebutkan:



أنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ


Nabi SAW selalu I'tikaf pada 10 hari terakhir bula Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri-istri beliau juga beri'tikaf setelahnya. (HR Bukhari)


13. Memperbanyak ibadah, shalat malam dengan mengajak keluarga untuk ibadah malam.



كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذَا دَخَلَ العَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأحْياَ لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ


Apabila memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah SAW lebih giat ibadah, menghidupkan malam dan membangunkan keluarganya. (HR Bukhari)


14. Bagi yang mampu dianjurkan untuk Umrah dibulan Ramadhan, karena pahala-nya seperti berhaji.


15. Memperbanyak membaca Tasbih, karena sekali tasbih dibulan Ramadhan lebih baik dari seribu tasbih diluar Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:



تَسْبِيْحَةٌ فِيْ رَمَضَانَ أَفْضَلُ مِنْ ألْفِ تَسْبِيْحَةٍ فِيْ غَيْرِهِ


Sekali membaca tasbih dibulan Ramadhan lebih baik dari 1000 kali tasbih di luar bulan Ramadhan. (HR Tirmidzi)

taken from: Mencintai Islam

Selasa, 12 Agustus 2008

Makna Sahabat



Apakah Makna Sahabat bagi kita? adakah ia hanya seseorang yang menjadi teman cerita? ataukah hanya sebagai seorang yang bisa menemani kita kemanapun? ataukah hanya sebagai sebuah kata pembuka: kenalkan ini sahabat saya.



Tidak! sahabat adalah sosok pendamping dalam kehidupan yang dihadirkan Allah SWT bagi kita, bahkan menurut sahabat saya Baby camelia itu adalah hadiah yang terindah.......more..baca dalam : DUNIA PEREMPUAN Atau klik: http:// www.rinahasa-duniaperempuan.blogspot.com

Rabu, 06 Agustus 2008

Cerdaskah Anakku?

Kenal Baim? Bocah cerdas yang main dalam sinetron ‘’racun dunia ‘’yang ditayangkan di RCTI. Bocah imut dan cerewet ini mampu merebut hati jutaan para ibu dan masyarakat di Indonesia,dan hampir semua orang tua ingin mempunyai anak seperti itu.

Tapi benarkah anak yang banyak bertanya, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan benarkah anak yang punya rasa ingin tahu yang besar sudah termasuk anak yang cerdas.

Eits..jangan senang dulu, karena ternyata tidak semua anak yang bertanya itu anak yang cerdas,namun tergantung bagaimana kita mengarahkannya. Nah ingin tahu apakah anak kita termasuk cerdas atau tidak? Klik di …CINTA IBU.. atau klik http://rinahasan-bintang.blogspot.com/. ….

VISI dan Misi Kabupaten Kampar

Dalam menjalankan pemerintahan dan membangun daerah maka Kampar mempunyai visi dan misi yang akan menjadi panduan dalam kebijakan. Visi dan Misi Kampar adalah :

Visi

Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2020


Misi

Pusat Agribisnis Dalam Lingkungan Yang Berbudaya Sejahtera dan Agamis Tahun 2011


Ingin tahu Visi kabupaten Kampar secara lengkap, baca di NEGERIKU TERCINTA ..atau klik di http://rinahasan-tentangkampar.blogspot.com/...

Design by Amanda @ Blogger Buster