Saat Putraku Melangkah Menuju Bintang
Rabu, 29 Oktober 2008
Anakku……..
Luasnya dunia ditentukan dengan ukuran tapak mungilmu
Bertahun aku menunggunya……..
Bagaikan perjuangan Bunda Hajar
Yang mencari air buat putranya…
Dan penantian tujuh kali berlari antara Syafa dan Marwa
Zamzam akhirnya pembalut luka
Tubuhmu nak..begitu ringkih……..
Hingga untuk memelukmupun tegaku tiada berdaya
Tulangmu begitu lemah…..
Hingga langkahmu tiada pernah nyata
Empat tahun tiga bulan menanti…
Kapankah zamzam itu muncul ya Rabbi….
Sehingga aku sebagai Bundamu…merasakan sejuknya kebahagiaan
Hari yang penuh harap…….
Malam yang penuh doa….
Luruhan pinta….aliran air mata
Ribuan pijatan..jutaan ramuaan…membalurmu
Dan Nispu..Syakban 1429 Hijiriah..
Disaat semua hamba menanti datangnya Ramadhan…
Engkau membawa kebahagiaan itu..
Lalu dengan perlahan…..kaki mungil itu melangkah..
Mengantarkan kebahagiaan yang membuncah…
Bumi hati dan alam cintaku bergetar….
Dipijak lembutnya pijakanmu…
Duh..Nak….
Indahnya hari ini dan hari hari sesudahnya…
Syukur yang tiada henti…terimakasih yang melaut..
Kumuarakan pada Nya dan pada semua
Duh nak………
Teruslah melangkah…
Gengam tanganku..dan kita
Amien…






0 komentar: to “ Saat Putraku Melangkah Menuju Bintang ”
Poskan Komentar