Selasa, 15 September 2009

SMS Lebaran dan HP ku yang Entah Dimana

Horee sebentar lagi lebaran..., dan ini tentunya disambut gembira, namun bagi saya lebaran kali ini mesti disambut dengan ucapan horee yang dua kali yaitu horee..horee..., karena selain gembira karena datangnya kemenangan setelah sebulan menahan (sedikit melawan hawa nafsu ) horee yang kedua saya tujukan untuk HP saya yang sudah beberapa bulan ini bersedih. Nah lho?

Entah mengapa, dari dulunya saya punya penyakit agak cuai (lalai ) terhadap barang barang yang saya miliki, maka tidak heran saya selalu mengalami kehilangan, ya buku, ya baju bahkan barang barang berharga seperti gelang, anting dan HP. Sifat ini sesungguhnya membuat saya sedih, kesal dan malu ( he he he) karena selalu membuat saya mendapatkan omelan dari orang tua (dan orang lain juga), sifat jelek ini juga membuat saya rugi.

Kehilangan HP juga salah satu hal yang saya alami, hilangnya alat komunikasi ini bisa saja karena emang diambil orang lain (alias dicopet), bisa juga karena saya lupa meletakkannya dimana dan akhirnya ketinggalan. Sifat cuai saya pada HP ini benar benar menganggu selain harta saya berkurang (walaupun hanya HP murah) saya juga selalu kena omel teman. ’’gimana sih kok dihubungi nggak bisa ? ’’ kok veronica terus ? dan sebagai-sebagainya yang kadang kadang saya hanya jawab dengan cengiran saja (ya..mau apalagi).

Dan yang paling penting adalah banyak sekali nomor nomor penting yang hilang karena saya menyimpan nomor tersebut pada phonebook (satu lagi ne kebodohan saya). Akibatnya begitu saya membutuhkan bicara, wawancara pada mereka mereka itu saya kebingungan sendiri dan bukan itu saja saya sering dianggap sombong karena tidak hapal nomor mereka da bertanya ’’ini dengan siapa ya ? ...ya..saya tidak begitu pandai menghapal suara orang yang begitu banyak dan nomor mereka sudah hilang juga. Kadnag saya tanya mereka kembali dan jawaban mereka adalah : Lagee?

Nah..dengan lebaran ini biasanya saya banyak mendapatkan sms ucapan selamat lebaran sama seperti halnya ucapan selamat menyambut puasa dan selamat ulang tahun (kalau terakhir ne..berharap namanya), dengan masuknya SMS ini maka otomatis nomor yang hilang dapat saya catat kembali tentu saja dengan catatan mereka menuliskan namnya dibawah ucapan tersebut. Dan dari semua kemalangan saya ini satu hal yang saya senangi adalah saya tidak pernah tukar nomor HP (kalau HP saya hilang saya datangi telkomsel minta nomor yang sama walaupun disambut dengan keheranan petugas karena hampir 3X dalam setahun), dengan nomor yang sama banyak pihak yang tetap bisa mengirimkan saya sms dengan benar dan tepat.

Jadi..lebaran kalipun saya berharap mendapatkan sms yang banyak, karena sebulan sebelum ramadhan ini Hp kesayangan saya bermasalah lagi dan saya harus menggantinya dengan resiko..nomornya banyak yan hilang. Jadi...(kedua kali ne) saya berharap teman-teman, rekan rekan, abang abang saya, kakak kakak saya dan semua pihak....tolonglah kirimkan saya ucapan selamat lebaran (jangan lupa cantumkan nama anda he he he) sehingga phonebook di HP saya terisi lagi..dan saya yakin ini akan dapat menambah ibadah anda he he he eh. Serta meningkatkan silaturahmi bukan?

Akhirnya saya akan ucapakan Horee...horee...lebaran dah tiba ne..makan kue lebaran, dan nomor yang hilang akan kembali, apabila sms lebaran tiba dan nomor sudah saya simpan maka saya akan ucapkan horeee untuk ketiga kalinya. Saya tunggu!

Kampar, 26 Ramadhan 1430 H/16 september 009

Senin, 07 September 2009

Dadio, Minuman Khas Penambah Vitalitas dari Kampar



Mumpung bulan puasa mungkin bicara minuman cukup menyenangkan, selain bisa menambah semangat untuk menunggu saat berbuka puasa juga menambah salah satu menu yang bisa dijadikan dalam daftar menu buka puasa, saya ingin membicarakan tentang ‘’Dadio’’.


‘’Dadio ‘’adalah sebutan untuk susu kerbau liar yang sudah dipermentasi, susu kuda liar ini bentuknya putih dan kenyal dan rasanya....hmmmmm cukup menggiurkan kalau sudah diolah dengan bahan makanan lain. Dadio ini biasanya dibuat oleh para gubalo (peternak) kerbau atau para peladang, susu kerbau tersebut dimasukkan dalam tabung buluo (bambuu) selanjutnya mengalami proses pembasian sendiri. Bambu ini dipotong dengan ukuran sejengkal lalu diatasnya ditutup dengan dauh pisag kering, aroma bamboo yang khas dan daun pisang kering ini tentunya menambah aroma dan kelezatan dadio ini, biasanya dadio sudah dapat dikonsumsi sejak satu bulan dimasukkan ke bamboo namun layaknya anggur yang baik semakin lama masa permentasinya maka semakin tinggi mutunya dan semakin lezat rasanya….


Saya tidak tahu apa manfaat susu ini secara ilmiah, namun bagi masyarakat Kampar susu kerbau ini sangat popular apalagi pada zaman dahulu, saya masih ingat waktu kecil Dadio ini selalu menjadi barang wajib dalam hantaran belanja dalam suatu pernikahan. Konon katanya Dadio ini memberikan manfaat besar bagi vitalitas sang pengantin. Benar atau tidak....sayangnya saya tidak tahu pasti.


Namun yang jelas kalau dikaji kaji (ini sok pintarya saya saja lho yaa), memang banyak minuman ’’ penambah perkasa ’’ berasal dari susu hewan liar, seperti susu kuda liar dan sebagainya, mungkin ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa dadio yang berasal daro kerbau ini juga diyakini mampu menjadi minuman penambah vitalitas terutama untuk kaum pria (untuk menguatkan tidak ada salahnya mencoba he he he)


Namun yang jelas, tingkat kolesterol minuman ini sangat tinggi, maka dianjurkan bagi yang mempunyai masalah dengan tensi darah atau kolesterol untuk berhati-hati menkonsumsinya apalagi dalam jumlah yang besar. Dadio juga banyak dimanfaatkan untuk obat seperti obat asma, darah rendah dan baik bagi ibu yang menyusui.


Lepas dari itu, Dadio ini menjadi minuman yang khas di Kampar, dan saat ini masih banyak ditemukan di beberapa pasar tradisional dan harganya ..lumyan murah, hanya Rp 4.500/tabung. Dan dari satu tabung bisa dapat banyak minuman atau makanan lho, karena untuk mendapatkan minuman yang lezat Dadio tidak langsung dikonsumsi begitu saja namun diolah dengan makanan lain, seperti untuk kolak Dadio, dado dicampur dengan santan dan gula merah (lebih enak kalau gula aren asli), takarannya 3:1 artinya lebih banyak santan dan gulanya daripada Dadionya.


Dadio ini bisa juga diolah menjadi sirup, seperti yang tampak dalam gambar dimana sirup yang manis diberi tambahan dadio..kalau dicoba rasanya...hmmmm menyegarkan juga. Minuman sirup dadio ini sudah dijadikan dinas perindustrian Kampar sebagai salah satu minuman khas Kampar dan dijual dipasar salah satunya menjadi menu di Labersa Hotel di SiakHulu. Penasaran...? kunjungi saja Labersa.


Namun yang terpenting adalah..bagaimana kita melestarikan ini, untung-untung kalau kita bisa mengembangkannya menjadi lebih baik seperti minuman yang punya nilai jual yang tinggi, selain bisa meningkatkan minuman khas ini juga bisa membantu masyarakat kita si pembuat dadio......., nah kenapa tidak mencoba untuk menu buka puasa....selamat mencoba

Kampar, ramadhan 1430 H/7-sept-009



Sabtu, 29 Agustus 2009

Tungku Tiga Sajorangan atau Tungku Tiga Sajorangan?


Dalam adat Kampar ada suatu istilah yang dikenal dengan Istilah Tiga Tungku Sajorangan dan Tali Nan Bapilin Tigo, ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan keberadaan tiga elemen penting yang mengatur pemerintahan dan kemasyarakatan di Kampar, tiga elemen tersebut adalah adat melalui perangkat adat yaitu Ninik Mamak, Hukum melalui aturan negera dan pemerintah dan Agama melalui alim ulama. Tiga elemen ini merupakan three in One, menyatu dalam kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya dalam mengayomi masyarakat dan menjadi panutan masyarakat.

Namun saya tidak akan membicarakan tentang fungsi dan keberadaan elemen ini, namun mengenai pemakaian kata ’’ Tungku Tiga sajorangan, ’’ karena kata ini sangat familiar dan sering digunakan dalam berbagai ungkapan dalam pertemuan adat seperti dalam basiacuong pasombahan, pituah dan nasehat adat, pidato pejabat bahkan dalam liputan berita oleh media. Istikah Tungku Tiga sajorangan dan Tali nan Bapilin Tigo menjadi sangat akrab.

Namun suatu sore saya dalam suatu silaturahmi dengan beberapa pemuka adat di Kampar seorang penghulu dari kenegerian XIII Koto Kampar mendekati saya dan berkata ’’ Nak saya mau diskusi tentang kata ’’Tiga Tungku sajorangan yang sering kita ucapkan bahkan sering ananda tulis, karena menurut saya itu kurang tepat ’’ujarnya. Saya memberikan perhatian serius dan berkata ’’benarkah?’’.

Penghulu yang bergelar Dt Atin tersebut menjelaskan, maksud yang ingin disampaikan dalam kata ini adalah tiga elemen yang ingin digambarkan menjadi satu, ibarat sebuah tungku yang tidak akan bisa tegak berdiri kalau salah satu tiangnya hilang. Dan Tungku memang selalu terdiri dari tiga tiang sehingga bisa berdiri kokoh dan menopang wadah makanan diatasnya, itulah tiga elemen adat, hukum dan agama yang harus dilaksanakan ketigannya sehingga masyarakat itu menjadi kokoh.

Nah persoalannya adalah pengertian kata ’’tiga ’’, diketahui bahwa satu tungku harus tiga tiang baru bisa menjadi satu badan jorangan atau sajorangan, maka kalau digunakan kata ’’Tiga tungku sajorangan, ’ maka tiangnya akan menjadi sembilan, karena satu tungku mempunyai tiga tiang maka tiga tungku kalikan dengan tiga tiang maka menjadi sembilan. ’’sehingga saya rasa kata tiga tungku sajorangan adalah kurang tepat namun yang benar adalah... Tungku Tigo sajorangan artinya satu tungku mempunyai tiga tiang baru bisa menjadi wadah sajorangan ’’ jelasnya.

Alamak...padahal selama ini saya sangat sering mengucapkan atau menulis kata ’’Tiga tungku ’’ bukannya ’’Tungku tiga ’’, seperti memahami fikiran saya Dt Atin mengatakan ’’Tak apa Nanda, karena bukan hanya nanda, banyak spanduk, baliho dan bahkan pidato pejabatpun yang mengucapkan kalimat seperti itu, namun seperti petuah lama sesat ditengah jalan balik ke pangkal jalan..... mulai sekarang perbaiki itu, ’’ujarnya bijak.

Yaa..bagi anda yang mungkin sudah membaca dan melapazkan kalimat itu dengan baik barangkali tulisan ini tidak begitu menarik namun bagi saya ini suatu peringatan agar kedepan saya lebih berhati hati dalam menulis atau mengucapakan kalimat petuah adat.

Dalam perjalanan pulang saya berfikir ; kalau begitu bagaimana dengan penggunaan kalimat ’’Tali nan Bapilin tigo? ’’ karena kalimat ini mempunyai maksud dan mana yang lebih kurang sama dengan Tinga tungku eeh....Tungku Tigo sajarongan, bukankan yang dipilin itu sebenarnya tiga tali bukannya tali yang dipilin sebanyak tigo kali?, tigo tali itu adalah Ninik Mamak, Pemerintah dan Ulama yang harus selalu erat bersatu untuk mengikat persatuan masyarakat, pilinnya boleh berulang ulang kali tidak harus tiga, karena kalau hanya tiga manalah kokoh sampai ke ujung ’’Kalau begitu yang benar adalah ’’Tali Tigo sapilinan atau Tali Tigo nan Bapilin? ’ tanya saya dalam hati. Wah kalu begitu saya masih salah juga selama ini.

Sayangnya Dt Atin bukan bersama saya lagi sehingga saya tidak bisa mengkomfirmasikan jawabannya, atau anda punya jawaban untuk saya?





Kampar, 30 Agust 2009


Kamis, 25 Juni 2009

tanya pada pinta

bertanya kepada cakrawala…
galaxy manakah terbenamnya damai
..karena hati yang mengeluh akan hujan
..merindu dalam amukan badai

…berminta pada langit
..adakah pelangi meniti titian nurani
..bulir rinai mengkristal nuansa warna
..dan ia tersadai ….merana

..dalam minda sepuhan awan…
..ingin menyambar kesombongan halilintar
..memekakkan jiwa yang terpasung…
..petir menggelegar …..
….menyeruak bongkah itu…


……akulah awan….
..dalam keterpanaanku…
..benarkah aku ada..?..
..atau pantaskan aku..ada…..



Bangkinang 27 Juni 2009

Selasa, 17 Maret 2009

Komandan Gendong

Hari hari yang indah bersama Bintang anakku selalu berlanjut, setelah kebahagiaan karena ia melangkahkan kakinya, kebahagiaan bertambah saat ia mulai memasuki bangku sekolahnya..sekolah pertamanya adalah playgrup di desaku

Dan tanggal 14 maret 2009 yang lalu Bintang bersama teman temannya mengikuti karnaval yang dilaksanakan oleh dispora Kacab kampar Timur, Bintang memilih pakaian Perwira Polisi dan menjadi komandan dalam pasukannya, namun Bintang hanya berjalan beberapa langkah saja..lalu digendong(karena elalu ketinggal ma teman temannya yang sudah mampu berjalan dengan lincah.

Namun Bintang sangat gembitra, ia menjalani tugasnya dengan baik walaupun diatas gendongan..wah hebatnya ankku




Rabu, 25 Februari 2009

andhuan amak da'uulu

Hek Lola.....nak kutang Baghendooo....
Tampuoong nak sayak..baa' bulu....
Dongau sayang nak amak ba'anghanduu....
pauubek hati nak wakotuu indhu...

Hek Lola nak lolok la..loloook
Lolok la nak piciong kan mato....
kadang kadang nak..ati ko ibo...
iduik ma mangaii nak makan

Ambiok se'ek na obahlah paku...
nak bulioh toa'ang nak jalan ka somak
awak keciok nak elok lah laku...
nak bulio sayang nak ughang di awak

reff:
Kok badamak nan didamak ughang
batanam mutan diunjukkannyo
Kok ba' mamak nak di mamak ughang
yang bukan bukan ditunjuokkannyo

Hek lola nak lolok la lo lolo..
amak baghandu nak..pa ' ilang ibo

da'i danau na ka bangkinang....
singgah sa bontou nak di ayu tiyi.....
Kok marantau nak sawang la godhang..
kalau buyuong nak Iduik kan mati....

ambiok seweknah amboik nan godang
nak yo dapek lawuok sam ambuong
Buyuong kociok nak copeklah godang
nak bulioh dapek nak amak balinduong

Hek lola nak piciongkan matoo....
amak baghandu nak sampai dii...siko

(nyanyian amak waktu kociok dulu...penuh pengajaran dan pengharapan... dapatkah kini kito merenungkan.... dan sudah kito mengambulkan..?)

Jumat, 06 Februari 2009

Mereka Indukan Naghoyi Ko…..


Milis Ughang Kampau…..

Karena keranjingan mengikuti diskusi di beberapa milis saya terkadang suka hunting untuk beberapa milis baru, saat itu saya sudah letih mencari beberapa kelompok tiba tiba saya mengetik kata ‘Kampar ‘’dalam kolom pencarian, awalnya saya hanya ingin tahu adakah orang orang membicarakan negeri saya ini atau adakah orang Kampar menguasai tekhnologi ini? Dalam beberapa menit pencarian akhirnya saya menemukan ini

Kumpulan milis ini eksklusif untuk anak-anak keturunan suku Kampar yang dilahirkan atau dibesarkan di Malaysia. Khas untuk anak-anak keturunan Kampar di Temerloh Pahang dan umumnya untuk anak-anak keturunan Kampar yang berada di seluruh Malaysia.

Kumpulan ini ditubuhkan untuk anak-anak keturunan Kampar yang masih sayang kepada bahasa dan budaya Kampar serta masih mengingati asal usul keturunannya serta berminat dengan sejarah kedatangan datuk nenek orang-orang Kampar dan keberadaan anak-anak keturunan Kampar di Malaysia.


Nama Kampau digunakan untuk mengelakkan kekeliruan supaya tidak dikaitkan dengan Kampar di Perak dan Kapar di Selangor. Keahlian dalam kumpulan milis ini adalah untuk anak-anak keturunan Kampar dan ahli keluarga masing-masing sahaja. Sesiapa yang hendak menyertainya mestilah memberitahu moderator tentang hal-hal seperti berikut sebelum dibenarkan menyertainya:

Nama penuh:

Tempat Lahir:

Tarikh Lahir:

Nama Kampung:

Emel:

Tempat tinggal tetap (sekarang):

Masih menguasai bahasa Kampar atau tidak?:

Pernah ke tanah leluhur (Kampar) atau tidak?:

Semoga milis ini memberi manfaat kepada sesiapa sahaja yang berasa dirinya masih anak keturunan Kampar yang bertanahairkan Malaysia..

Saya tersentak….setelah lelah mencari kalau-kalau ada orang orang pintar dari Kampar terutama mereka yang berdiam di Kampar tertarik lalu berkumpul membicarakan kampar dalam dunia maya, namun saya malah menemukan sekumpulan mereka mereka yang merindukan negeri ini, mereka yang belum pernah menjejakkan kaki di bumi Andiko 44 ini, mereka yang sudah memiliki identitas resmi warga Negara yang lain, mereka yang tidak pernah menghirup udara di lembah Kampar, tidak pernah meminum air dari tepian Kampau.

Namun mereka mempunyai kerinduan yang sangat mendalam akan tanah leluhur mereka, mereka memelihara kesetiaan dan menyimpan cinta untuk negeri kelahiran kakek dan nenek mereka dahulunya..

Sungguh ini membuatku terhenyak…lalu bertanya..hei kemanakah aku selama ini?..kenapa kecintaanku pada negeri ini tidak sebanding dengan kerinduan mereka?..aku yang makan dari bumi bertuah ini, minum dari air pasukuan namun..kesetiaanku tidak seperti mereka?

Aku merasa malu….mereka begitu erat menjaga buhul keturunan, sangat kuat memati asal warisan..sementara aku..yang selalu hentakkan tanah kelahiran dengan langkah ku malah mengabaikankan..dan melarikannya……

Namun bagaimana dengan mereka yang berada di bumi yang lain, dunsanakku yang saat ini memakai tanjak kebesaran di negeri orang, yang malah mengaku buta dan acuh dengan celoteh negeri..tidakkah mereka malu dengan kerinduan anak anak di Malaysia ini….?sungguh..aku belajar hari itu..belajar dari Awaluddin Ramli, Tajuddin dan lainnya , sanak saudara yang menumpangkan kerinduaan mereka…pada marwah yang kami disini cuba menghalaunya….

Kampar, Saat Kampar Ulang Tahun yang ke 59



Minggu, 01 Februari 2009

Kembali ke Titik Nol

Siang itu begitu keluar dari sebuah pertokoan seorang perempuan muda menghentikan langkahku, butuh waktu satu menit untuk bisa menghadirkan identitas perempuan itu, namun senyumannya dan suaranya yang khas dan cara memanggil namanku dengan cepat hadirkan satu nama, aku tersenyum (lebih tepatnya memaksa untuk tersenyum , sungguh pertemuan ini sangat mengejutkanku, walaupun aku juga tidak dapat memungkiri bahwa aku juga merindukannya..


Hai apa kabarmu? Ini anakmu? Ujarku menutupi kegugupanku, dengan menggendong bayi berumur kurang setahun sahabatku itu memelukku dengan erat, hangat sehangat persabatan yang kami miliki dulunya, aku membalasnya (lagi lagi dengan kaku), dia sahabatku….kami bersahabat sejak bangku SMP, dia mengajariku bagaimana membalas surat cinta dari cowok masa ABG dulu, aku menyayanginya seperti saudara sendiri dan begitu juga dirinya…..sayangnya hidup memisahkan kami setidaknya sepuluh tahun ini…


‘’kamu cantik sekali, ‘’ ujarku menghilangkan debar jantungku, debar kebahagiaankah ini atau debar ketakutan..aku mencoba mengabaikannya. Dia tersenyum…masih begitu, sejak dulu kalau aku memberikan komentar penampilannya..

‘’aku tadi melihatmu..awalnya aku tidak yakin..namun abang (ia menyebut suaminya) menyakinkan itu kamu..makanya aku turun.. ‘’ujarnya lagi, Aku tercekat..jadi dia dating dengan suaminya? Oh Tuhan suasana begini yang sangat ingin kuhindari….duh aku turun limabelas poin..


‘’Dia ada dalam minimarket itu.. dengan anak anak‘’jelasnya saat ku mencoba mencari sosok yang disebutnya abang itu, aku mengangguk, dulu..aku pernah marah padanya ketika ia memutuskan untuk menikah disaat kami masih berada di bangku kuliah, tentu saja aku marah karena aku yang mati matian untuk mendorongya kuliah, kami berbagi apa saja, buku, pakaian, bahkan uang SPP, aku sangat ingin melihatnya menjadi sarjana…namun akhirnya aku juga yang kuat membantunya meyakinkan keluarga agar menyetujuinya…

‘’aku tahu ini sulit..tapi bukankah kamu juga yang mengajarkanku untuk mengejar cinta kita? Bukankah menurutmu hidup dengan orang yang kita cintai adalah impian yang tertinggi kita? Saat itu aku hanya mengangguk dan bertekad mewujudkan impiannya..dan sekarang terbukti pilihannyalah yang benar..dan impiannya terwujud..sementara aku..?


Tak lama kemudian…..seorang lelaki muda dengan empat bocah keluar dari took dibelakangku…satu persatu mereka menyalamiku…..dan suaminya dengan senyum yang ramah menyapaku….duh.Gusti…bukankah dulu aku berdebat denganya dengan mengatakan ‘suatu saat aku akan punya anak banyak..setidaknya lima. ‘’

Kenapa ? bukankah akan menimbulkan biaya besar ..? tanyanya gusar, pengalaman mempunyai banyak saudara membuat kami memahami kesulitan hidup dalam usia masih muda.

‘’kenapa harus takut biaya? Bukankah setiap anak ada rezekinya.. jawabku santai..

‘’merawatnya bagaimana? Sekolahnya pake apa..belum kalau mereka bertengkar?

‘’pake otaklah…kalau mereka bertengkar aku akan beli peluit.. jawabku lagi..dan sekarang….??? Lima bocah dihadapannku sekarang adalah anakku, sementara anakku..? aku melorot lebih dari 20 point…


‘’ Kamu enak ya..sudah menjadi wanita karier…sementara aku hanya menjadi Ibu rumah tangga, ‘’ dia tertawa…lalu dia bercerita tentang bagaimana sibuknya merawat lima anaknya dan perkembangan mereka, lagi lagi aku tercekat..padahal dulu….aku yang awalnya bercerita ingin menjadi ibu rumah tangga..namun dia selalu menertawakankan itu, karena orang sepertiku tidak akan prnah rela kalau hanya jadi ibu rumah tangga biasa saja…dan sekarang..dia terbukti benar..karena rumah tangga..dan menjadi ibu rumah tangga posisi yang sulit bagiku..aku mundur 10 point…



Karena tak kuat untuk menahan kesakitan yang menghantamku terus menerus aku akhirnya memberikan alasan untuk pamit, ia tersenyum lagi dan menawarkan untuk mengantarkanku. ‘’tapi maklumi ya..hanya mobil sederhana ini, takutnya kamu gengsi.. ‘’ ujarnya

Duh.aku kembali terhenyak..mobil sederhana? Aku malah tidak punya mobil samasekali, aku juga tidak punya rumah yang sudah dia miliki…..aku harus bicara apa sekarang? Padahal dulunya..aku yang selalu berbagi padanya? Aku kembali jatuh..hampir 20 point

Dan sebelum ia masuk kemobilnya ia memelukku lagi..sangat hangat, aku membalasnya kali ini dengan sepenuh hatinya….dulu..aku selalu memeluknya sehangat ini, menghentikan tangis dukany..memjanjikan perlindungan baginya..dan sekarang..????

Duhai..sahabat..tahukah engkau..aku sangat ingin memelukmu sangat erat lalu menumpahkan tangisku disitu, berharap akan ada penghiburan untukku..tapi bisakah….itu dan tiba tiba saja aku menyadari… Aku ternyata sudah berada DITITIK NOL……

Kampar, 25 Januari 2009



Rabu, 21 Januari 2009

Berharap Pada Obama

(Tolong..jangan berlebihan..)



20 Januari merupakan hari yang bersejarah bagi rakyat Amerika terutama masyarakat kulit hitam, karena Presiden Amerika yang ke 44 Barack Husein Obama dilantik untuk memimpin negeri itu empat tahun ke depan, kegembiraan itu bukan hanya bagi rakyat saja namun jga seluruh masyarakat dunia, Timur tengah termasuk Indonesia


Obama diharapkan banyak pihak bisa membawa perubahan, terutama dalam konflik yang ada di Timur Tengah saat ini, Irak yang hancur lebur, Afganistan yang kelam dan Palestina yang berdarah diharapkan akan membaik dengan kebijaksanaannya. Ribuan tentara Amerika di Medan Perang, ribuan Istri dan anak anak mereka menunggu janji Obama. Begitu juga dengan krisis global yang ada saat ini, Obama memang diberikan banyak pekerjaan rumah yang harus segera ditanggulanginya di negeranya dan didunia.


Indonesia…Indonesia juga sangat berharap pada Obama, kebijakan luar negeri yang lebih lunak diharapkan lahir dari alumni SD 01 Menteng Jakarta ini, banyak pihak yang meletakkan tumpuannya dipundak Obama sehingga diharapkan bisa membantu Indonesia dalam kondisi yang gila saat ini.


Saya tidak ingin menyalahkan siapapun yang berharap pada Obama, karena sayapun berharap kepadanya..tapi plis….janganlah berharap terlalu banyak Bukankah kalau kita melambung terlalu tinggi..maka akan sakit jatuhnya?


Indonesia dari dulu selalu dibawah ‘’bayang-bayang ‘’Amerika, dalam banyak kebijakan, bahkan kita terkadang menjadi tidak berdaya dalam scenario Negara adidaya itu, mulai dari ekonomi, kebijakan politik bahkan dalam hal beragama, lalu bisakah kita berharap kita akan lepas dari semua itu dengan hadirnya Obama.? Hmmmm agaknya masih perlu banyak bersabar….


Kita memang tidak bisa lepas dari Amerika…dan patut berharap namun jangan terlalu berlebihan, karena amat sangat banyak pekerjaan rumah yang sudah menunggu Obama dan Indonesia..hanya nomor yang entah ke berapa……jadi agar tidak terlalu kecewa.memintalah sewajarnya. Bangsa kita sudah sakit dan jangan tambah kesakitan itu dengan kekecewaan nantinya pada Obama



Kampar, 21 januari 2009



Minggu, 18 Januari 2009

Surat Ahmadinejad untuk Raja Saudi Arabia

Bismillahirrahirrah manirrahim

YM Raja Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud,

Raja Saudi Arabia

Assalamualaikum wr wb.

Sebagaimana Anda ketahui sudah 19 hari, baik siang maupun malam rakyat tak berdosa Gaza berada di bawah serangan dahsyat dan ganas zionisme Israel yang tak berbudaya baik dari darat, laut dan udara sementara mereka telah berada dalam blokade sempurna dari semua arah. Tentulah mereka menghadapi hari-hari yang paling sulit dan menyedihkan. Anak-anak kecil dan wanita serta orang-orang tua lanjut usia dihadapkan pada tindakan genosida di rumah dan tanah air mereka sendiri yang pasti setiap orang yang berhati bebas akan hancur dan berteriak-teriak menangis.

Kekuatan pembohong yang mengklaim demokrasi dan HAM telah mempersenjatai zionisme Israel hingga gigi-gigi mereka. Rezim yang dilahirkan secara illegal dan hanya untuk kejahatan, agresi serta penjajahan. Kali inipun mereka membantu, menyiapkan segala fasilitas dan waktu yang cukup untuk para pembunuh berhati gelap guna melampiaskan segala keinginannya.

ng yang mengklaim demokrasi dan HAM telah mempersenjatai zionisme Israel hingga gigi-gigi mereka. Rezim yang dilahirkan secara illegal dan hanya untuk kejahatan, agresi serta penjajahan. Kali inipun mereka membantu, menyiapkan segala fasilitas dan waktu yang cukup untuk para pembunuh berhati gelap guna melampiaskan segala keinginannya.

Memang kita tidak berharap dari mereka. Namun yang menyedihkan adalah sebagian Negara Arab dan Islam di Kawasan dengan berbagai motivasi dan dalih mampu menahan diri, menampilkan wajah senyum dan restu atau diam seribu bahasa atas pembantaian satu generasi yang tak ada bandingannya ini. Bahkan lebih dari itu turut melindungi tindakan mereka dan berharap dari rakyat pejuang yang heroik dan tanpa pembela itu menerima kehinaan hidup di bawah penjajahan yang Tuhan pun tidak pernah merelai hal itu.

Dengan karunia Allah serta berkat keimanan rakyat Gaza yang kuat dan kokoh, maka tidak ada lain yang akan diperoleh oleh zionisme Israel selain kegagalan dan kekalahan dan pada akhirnya kepunahan mereka.

Semua mengerti, bahwa rezim ini tidak memiliki masa depan yang cerah. Apa yang mereka lakukan saat ini adalah tanda-tanda keputusasaan mereka untuk tetap eksis di Kawasan. Sementara semua bangsa dan para penyeru kebebasan dunia bangkit dan meneriakkan kutukan untuk rezim penjajah dan pelaku berbagai kejahatan dan kriminal di Gaza serta dukungan untuk rakyat tertindas Palestina semakin membumbung tinggi ke langit.

Yang diharapkan dari Anda YM sebagai Raja Saudi Arabia dan Pengemban dua tempat suci Mesjidil Haram, Kiblat kaum muslimin serta pusara suci Rasulullah saw, untuk memecah kebisuan dan secepatnya mengambil sikap yang tegas atas pembantaian anak-anak Anda dan tubuh kaum muslimin.

Kami berharap sikap tegas Anda YM adalah harapan yang dapat kita nanti-nantikan untuk menggagalkan upaya pemecah belahan kaum muslimin dan menjadikan mereka putusa asa.

Wassalamualaikum wr wb.

Sumber:http://suarapalestina.org/index.php?option=com_content&task=view&id=101&Itemid=28



Senin, 12 Januari 2009

Palestina Menangis


Palestina menangis lagi, darah yang mengalir tidak hanya lagi dari tubuh prajurit Hamas yang terluka dalam perang namun juga dari anak anak dan masyarakat sipil yang tidak berdosa. semua umat di dunia mengutuk tindakan biadab Israil namun tidak seorangpun dapat menghentikannya. Tolong mereka ya Rabbi...

Kamis, 01 Januari 2009

Tahun Baru..masih Pantaskah dirayakan..?


Jreng..jreng..jreng……terompet sudah berbunyi dan tahunpun sudah berganti, satu masa sudah berakhir dan jatah umurpun sudah berkurang, sekarang yang akan jalani adalah tapak tapak 1430 Hijiriah yang seiring dengan 2009 masehi, 1429 Hijirah bersamaan dengan 2008 sudah ditinggalkan. Semua yang ada disekitarku menyambut dengan gembira dan antusias, dan ini hampir terjadi disemua belahan dunia, yang muslim menyambut sukacita pergantian tahun hijriah sementara sebagian muslim dan masyarakat dunia lainnya menyambut pergantian masehi dengan sukacita dan penuh harapan.


Namun aku tidak bergairah bahkan sangat tidak berselera, karena kusadari ternyata di 2008 yang lalu banyak hal yang membuatku sedih dan kecewa, terutama pada diri sendiri, betapa banyak komitmen dan janji yang tidak bisa aku tepati, banyak target yang sudah kurancang namun gagal kulaksanakan, banyak peluang yang lewat didepan mata dan kubiarkan begitu saja…..


Padahal semua itu..hanya karena persoalan kecil saja, karena aku masih sotoy, masih lebay, masih cuai dan kelemahan lain, saya tahu itu kesempatan emas namun saya membiarkannya lewat begitu saja, saya berfikir..ah nantilah..ah gampanglah…..ah tunggulah…dan akibatnya ?..kesempatan itu lenyap.


Saya sudah bertekad untuk meningkatkan ibadah namun godaan sangat kuat dan ternyata nilainya masih biasa biasa saja, padahal lagi lagi disebabkan karena sikap saya yang mengampangkan sesuatu…menganggap semuanya bisa dikerjakan nanti dan nanti dan ternyata …semuanya pergi tanpa bisa saja cegah.


Lalu pantaskah semua ini saya rayakan?..haruskah saya merayakan kegagalan saya dengan sebuah senyuman? Ataukan saya mengisinya dengan menangis, sungguh..saya tidak bersemangat…dan kehilangan gairah.


Sebenarnya saya sudah menyusun rencana dan menyiapkan beberapa target, tapi saya malu untuk menuliskannya, hanya saja saya mengingatnya dalam hati dan mencoba menyimpannya dalam fikiran saya, saya menyadari…kalau saya tetap seperti ini saya makin terpuruk.....jadi mau tidak mau saya harus bangkit juga…..


Hmmmmm……..(menarik nafas panjang ) agaknya saya harus tetap tegak berdiri, biarlah kelemahan masa lalu ini menjadi kelam yang harus ditinggalkan, 1430 H ini harus lebih baik, hanya saja saya tidak akan menanam target yang sangat besar namun yang pasti SAYA HARUS BISA BERUBAH…KEARAH LEBIH BAIK……..


Namun saya anggap saya tetap tidak akan pantas rayakan pergantian tahun, saya hanya ingin mengingatkan diri sendiri untuk bisa terus istiqomah menjaga perubahan ini….amien


Kampar, hari pertama 2009 dan disaat aku menyadari..sungguh naifnya diriku

Design by Amanda @ Blogger Buster