Jumat, 06 Februari 2009

Mereka Indukan Naghoyi Ko…..


Milis Ughang Kampau…..

Karena keranjingan mengikuti diskusi di beberapa milis saya terkadang suka hunting untuk beberapa milis baru, saat itu saya sudah letih mencari beberapa kelompok tiba tiba saya mengetik kata ‘Kampar ‘’dalam kolom pencarian, awalnya saya hanya ingin tahu adakah orang orang membicarakan negeri saya ini atau adakah orang Kampar menguasai tekhnologi ini? Dalam beberapa menit pencarian akhirnya saya menemukan ini

Kumpulan milis ini eksklusif untuk anak-anak keturunan suku Kampar yang dilahirkan atau dibesarkan di Malaysia. Khas untuk anak-anak keturunan Kampar di Temerloh Pahang dan umumnya untuk anak-anak keturunan Kampar yang berada di seluruh Malaysia.

Kumpulan ini ditubuhkan untuk anak-anak keturunan Kampar yang masih sayang kepada bahasa dan budaya Kampar serta masih mengingati asal usul keturunannya serta berminat dengan sejarah kedatangan datuk nenek orang-orang Kampar dan keberadaan anak-anak keturunan Kampar di Malaysia.


Nama Kampau digunakan untuk mengelakkan kekeliruan supaya tidak dikaitkan dengan Kampar di Perak dan Kapar di Selangor. Keahlian dalam kumpulan milis ini adalah untuk anak-anak keturunan Kampar dan ahli keluarga masing-masing sahaja. Sesiapa yang hendak menyertainya mestilah memberitahu moderator tentang hal-hal seperti berikut sebelum dibenarkan menyertainya:

Nama penuh:

Tempat Lahir:

Tarikh Lahir:

Nama Kampung:

Emel:

Tempat tinggal tetap (sekarang):

Masih menguasai bahasa Kampar atau tidak?:

Pernah ke tanah leluhur (Kampar) atau tidak?:

Semoga milis ini memberi manfaat kepada sesiapa sahaja yang berasa dirinya masih anak keturunan Kampar yang bertanahairkan Malaysia..

Saya tersentak….setelah lelah mencari kalau-kalau ada orang orang pintar dari Kampar terutama mereka yang berdiam di Kampar tertarik lalu berkumpul membicarakan kampar dalam dunia maya, namun saya malah menemukan sekumpulan mereka mereka yang merindukan negeri ini, mereka yang belum pernah menjejakkan kaki di bumi Andiko 44 ini, mereka yang sudah memiliki identitas resmi warga Negara yang lain, mereka yang tidak pernah menghirup udara di lembah Kampar, tidak pernah meminum air dari tepian Kampau.

Namun mereka mempunyai kerinduan yang sangat mendalam akan tanah leluhur mereka, mereka memelihara kesetiaan dan menyimpan cinta untuk negeri kelahiran kakek dan nenek mereka dahulunya..

Sungguh ini membuatku terhenyak…lalu bertanya..hei kemanakah aku selama ini?..kenapa kecintaanku pada negeri ini tidak sebanding dengan kerinduan mereka?..aku yang makan dari bumi bertuah ini, minum dari air pasukuan namun..kesetiaanku tidak seperti mereka?

Aku merasa malu….mereka begitu erat menjaga buhul keturunan, sangat kuat memati asal warisan..sementara aku..yang selalu hentakkan tanah kelahiran dengan langkah ku malah mengabaikankan..dan melarikannya……

Namun bagaimana dengan mereka yang berada di bumi yang lain, dunsanakku yang saat ini memakai tanjak kebesaran di negeri orang, yang malah mengaku buta dan acuh dengan celoteh negeri..tidakkah mereka malu dengan kerinduan anak anak di Malaysia ini….?sungguh..aku belajar hari itu..belajar dari Awaluddin Ramli, Tajuddin dan lainnya , sanak saudara yang menumpangkan kerinduaan mereka…pada marwah yang kami disini cuba menghalaunya….

Kampar, Saat Kampar Ulang Tahun yang ke 59



0 komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster