Kamis, 10 Mei 2012

Dishut: 3.730 hektar Lahan PT Raka Non Presdural



Dinas kehutanan kampar menyatakan bahwa 3.730 hektar lahan yang dikelola oleh PT Raka kecamatan Tapung Hulu Kampar adalah non presedural, dalam artian tidak didapatkan berdasarkan aturan yang berlaku sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah. ‘’Data ini kita dapatkan dari interpretasi citra satelit tahun 2010 ‘’ujar kepala dinas kehutanan Kampar Ir H Mhd Syukur MMA di ruang kerjanya (10/5)

Dijelaskannya, berdasarkan data ini maka PT Raka bisa dikatakan non procedural, artinya pihak PT Raka tidak pernah melaporkan adanya usaha yang dilakukan dilahan tersebut, termasuk mengurusi perizinan kepada Dishut Kampar, sementara sebagian besar dari lahan yang dikelola PT Raka saat ini adalah lahan kawaan hutan yang harusnya tidak diolah.‘’Sampai saat ini dishut tidak pernah memberikan legalitas perizinan kepada PT Raka, bahkan rekomendasipun tidak ‘’ujarnya…..Selengkapnya:http://rinahasan-beritakampar.blogspot.com/2012/05/dishut-3730-hektar-lahan-pt-raka-non.html

Mahasiswa Pertanyakan Rp 25 M untuk Sekolah Terpadu


 

Aksi mahasiswa kembali terjadi di Kampar, kali ini para mahasiswa Kampar yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kampar bersatu (AMKB)mendatangi kantor DPRD Kampar (10/5) untuk mempertanyakan Perda sekolah Unggulan Terpadu (SUT) yang digagas Pemkab Kampar, apalagi untuk SUT ini memakai Rp 25 M dari  APBD Kampar 2012

Korlap aksi Daniel Hidayat Pasai dalam aksi ini menyatakan, ingin mempertanyakan kenapa para anggota DPRD Kampar begitu mudahnya mengesahkan perda tersebut, karena menurut mereka  sekolah ini belum perlu apalagi sampai mengeluarkan dana sebesar Rp 25  M……selengkapnya:http://rinahasan-beritakampar.blogspot.com/2012/05/mahasiswa-pertanyakan-rp-25-m-untuk.html

Kabag Kesra Pemkab Kampar Mengundurkan diri



Pejabat yang mengundurkan diri mulai terjadi di Kampar,  M Amin Sag yang merupakan Kepala bagian (kabag) kesra setda Kampar menyatakan pengunduran dirinya sebagai pejabat Kampar dan meminta izin untuk pindah ke kota pekanbaru.  Isu pengunduran ini dibenarkan oleh M Amin  di Bangkinang usai mengikuti pelantikan STOK di aula bupati Kampar di bangkinang (9/5)

Amin menjelaskan, pengunduran dirinya secara tertulis sudah disampaikannya kepada Bupati Kampar H jefry Noer, hanya saja sampai saat ini ia belum menerma jawaban dari bupati soal pengunduran diri tersebut, bahkan menurutnya dirinya sudah menemui Jefry Noer secara langsung untuk menyampaikan alas an-alasan pengunduran dirinya tersebut…..Selengkapnya http://rinahasan-beritakampar.blogspot.com/2012/05/kabag-kesra-pemkab-kampar-mengundurkan.html

Design by Amanda @ Blogger Buster