Minggu, 20 September 2015

Asap Riau…..Bukanlah Asap Biasa


Alhamdulillah….asap di Riau sudah berkurang….dan mentari kembali menyapa: hai

Masyarakat Riau termasuk Kampar tempatku berada sudah bisa menghirup udara segara kembali, Bintang dan teman temannya mulai sekolah lagi, kembali bermain dalam segarnya atmosfir di sekeliling mereka.

Namun sudah usaikah persoalan asap ini? Belum. Riau belum bisa berlega hati dengan kondisi cuaca hari ini, karena asap ini bukanlah persoalan biasa di Riau, yang begitu hilang tuntaslah ia.
Asap adalah bencana tahunan, bencana yang entah mengapa tidak bisa diatasi hingga sekarang, dari masa kepemimpinan SBY hingga Jokowi, dari Gubernurnya Rusli Zainal di periode pertama, periode ke dua, Anas Maamun hingga Andy  saat itu, masyarakat Riau terpaksa mengkonsumsi asap.

Asap Riau …bukanlah asap biasa, karena selama ini sudah milyaran uang digelontorkan, baik dari APBN maupun APBD, sayangnya tetap saja tidak teratasi, Begitu kemarau tiba…maka asap kembali dating, begitu dari tahun ke tahun. Seakan akan semua dana itu bagaikan membuang air ke lautan, tak tampak bekasnya, tak terasa laluannya.

Asap Riau ..bukanlah asap biasa, karena walaupun sudah ribuan warga terkena ispa, bahkan merenggang nyawa, namun belum jua ada langkah konkrit yang bisa menuntaskan masalah. Karena asap ini bagaikan kekasah pujaan, dirindui dan selalu dating.

Asap Riau..bukanlah asap biasa. Karena walaupun sudah ada waterbooming melalui TNI AU, sudah rtausan pahlawan pemadam asap mulai dari BPBD, POlisi, hingga TNI , namun asap ini bagaikan cabe sambal….sepedas apapun, jam makan selanjutnya ia tetap ada dalam daftar menu di meja.

Asap Riau bukanlah Asap Biasa…karena walaupun katanya sudah ada izin perusahaan dibekukan, warga yang ditangkap. Namun asap bagaikan kuku dijari, begitu dipotong minggu depan ia muncul lagi.

Itulah Asap Riau, entah dari sisi mana harus bisa menyelesaikan benang kusut ini, padahal sumpah serapah warga sudah sama banyaknya dengan partikel asap tersebut.
Ontahlah..
Mungkin kedatangan Jokowi jumat esok, akan memberikan sedikit solusi, sedikit jadilah..daripada tidak. Dan kami menanti

0 komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster