Jumat, 03 Maret 2017

Banjir Tahun Ini, Kampar Lebih Siap

Bukan bermaksud senang  adanya musibah banjir,  atau mengabaikan perasaan  saudara saudara warga Kampar yang sedang mengalami  musibah banjir,  saya mengatakan,  bahwa banjir tahun ini,  Kampar lebih siap.  Dan saya bersyukur  untuk itu.

Saya katakan lebih  siap,  karena  belajar dari tahun sebelumnya  masyarakat  Kampar kali ini lebih waspada,  begitu juga pemerintah nya.
Pemerintahan  Kampar  sendiri termasuk forkopinda seperti  Polres  Kampar   sudah lebih dahulu bersiaga.  Salah satunya dengan memberikan informasi  lebih cepat kepada masyarakat  soal pembukaan waduk Plta Koto panjang. Karena belajar dari banjir besar tahun 2016 yang lalu karena kurangnya  informasi  dan ketidasiapan  masyarakat  membuat banyak kerugian,  baik dari segi merambah ikan milik masyarakat  juga dari banyaknya rumah yang terendah.

Kali ini,  PJ Bupati Kampar Syarial Abdi Ap Msi memantau dari awal perkembangan  air ini lalu menyebar kan informasi ini kepada publik baik dan lmelalui wa dan media sosial  lainnya.  Abdi memberikan informasi tentang perkembangan  air,  begitu juga dengan instruksi  kepada dinas terkait berikut  para Camat dan Kades untuk segera membantu  masyarakat,  dan ini disampaikan  secara terbuka,  sehingga masyarakat mengetahui  apa yang harusnya mereka terima dan mereka lakukan,  otomatis  ini juga memberikan semangat kerja sendiri bagi opd  bersangkutan.  Opd tak kerja?  Warga punya jalur melapor
Maka tak heran sejak dua hari  yang lalu Opd terkait,  Camat dan Kades sudah pontang  panting siaga  dan siap  membantu  masyarakat.  Saya acung kan jempol,  karena tahun dulu dalam kondisi saat ini banyak opd masih tidur nyenyak  di rumah malah ada yg leha  liburan.  Tahun ini beda.

Begitu juga aparat  keamanan,   Polres Kampar  bahkan membentuk barnas  sendiri yang memantau  perkembangan  air di waduk Plta dar jam ke jam,  sehingga  begitu ada perkembangan  yang signifikan segera mereka berikan informasi  kepada Pemkab Kampar dan masyarakat  melalui Bhabinkamtibmas dan para kepala Desa para anggota Bhabinkamtibmas juga patroli disemua desa yang berada disepanjang sungai,  mengawasi anak anak dan masyarakat. Luar biasa.

Kesiapan menghadapi  banjir  ini juga terlihat dari masyarakat Kampar  sendiri,  karena tahun sebelumnya masyarakat  dikaitkan dengan adanya banjir bandang yang menghancurkan ratusan kerambah ,  maka tahun ini sepertinya masyarakat  lebih melek informasi

Dari media sosial seperti Facebook dan media sosial  lainnya  informasi  tentang banjir ini berkembang cepat,  semua isi wali saya banjir saja hehehe. Otomatis  ini juga membantu masyarakat  dalam menghadapi  semua kemungkinan  banjir.

"sejak malam saya selalu  memantau perkembangan  baik melalui Facebook atau tanya langsung ke kepala desa,sehingga sejak dua hari yang lalu saya sudah siap siap menyelamatkan kan kerambah,  dan begitu tadi malam ada informasi air pasang di Pangkalan sumatra Barat paginya saya langsung menyelamatkan  kerambah,dengan cara menyeret ke tepian dan mengikat nya lebih erat "ujar salah seorang warga.
Warga juga mulai mengangkat  perabot rumah ke bagian yang lebih tinggi  sehingga takkan ada berpacu dengan air seperti  tahun lalu.

Artinya.... Semua sudah siap menunggu banjir tiba.

Kita tidak bisa meramalkan sebesar apa bencana ini akan menimpa,  tapi kita berdoa  semoga banjir tahun ini tidak sebesar  tahun sebelumnya.  Sehingga walaupun  sudah siap,  masyarakat  tak perlu  menderita  juga.

Danwalaupun masa perhelatan Pilkada  sudah usai,  saya yakin masih akan banyak  dermawan  yang mengulurkan bantuan, memberikan  simpati,  dan saling menolong.  Karena saya yakin sesungguhnya insting berfikir dan berbuat  penuh sayang dan simpati  adalah milik semua orang.  Jadi... Banjir tahun ini saya tidak sekhawatir dulu.

Salam sayang
-rdh -

# izin foto saya ambil dari akun  teman teman di fb

0 komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster